Rabu, 11 November 2009

numpang lewat


hari itu kebetulan paimen lagi pulang kampung karena konsisi kesehatannya.....dia harus dirawat tradisional(pijet) buwat menyehatkan badannya....walhasil malam itu paimen pun segera kerumah tukang pijet yang terletak didusun sebrang(alias sebrang kuburan) karena pukul 8 malam kondisi telah hening, paimenpun deg deg sar melewati area kramat tersebut.....sesampainya ditempat paimen langsung meminta pijet agar cepet bisa pulang.....sekitar pukul 9.30 malam paimen bergegas pulang karena teringat harus melewati kuburan itu......sesampainya dekat pemakaman paimen pelan2 mengendarai motornya sambil berucap solawat dan permisi "nyuwun sewu poro sedulur ahli kubur, ingsun mung kebetulan lewat".....pada segenap almarhum ditempat itu.....sesampainya di ujung jalan setapak dari tempat itu terlihat 2 sosok pemuda yang tengah ngobrol.....paimenpun berhenti....paimen mendekat .....meskipun dalam hati deg deg sar...."syukurlah sama2 manusia" gumam paimen dalam hati....."dulur2 piye kabare?" sapa paimen...."weih apik2, kapan teko" sapa pemuda2 yang ternyata temen2 paimen di desa yang tak lama jumpa.........alsingkat cerita teman paimen yang biasa disapa katijo inipun tengah otak atik hpnya mencari pemaparan tantang beberapa masalah pakaian muslimah..."paimen, menurutmu bagaimana kondisi pakaian anak cewek jaman sekarang,,, y memang banyak yg memakai jilbab tp lekukan tubuhnya itu lho yg hmmm masyallah"ucap katijo...."jilbab memang baik tapi ketika dipasangkan dengan pakaian yang modis(serba mak plek alias ketat mengikuti aliran tubuh) y podo wae" tambah katijo.....paimenpun tertawa kecil " ya namanya juga pakaian modis sekarang jo,semua tergantung si pemakai kan jo.,,,"ucap paimen." memang terkadang sulit hidup di era ini bagi kaum hawa, klo pakek yang terlalu berjilbab besar disangka teroris,, terlalu ketat disangka "atletis"hahaahah" ucap katijo.....

0 komentar: