Beberapa hari yang lalu teman saya Bejo terkena tilang dari polisi karena menerobos lampu merah di daerah pertigaan Arjosari-Malang. Bejo pun mendapatkan surat tilang dan diharapkan datang di pengadilan utnuk di sidang pukul 8 pagi. kamipun berangkat pukul 8, sebagai warga negara yang taat hukum meskipun kemaren melanggar, bagi Bejo inilah saat yang tepat untuk menebus kesalahannya itu. ini juga kali pertamanya Bejo ke pengadilan sebagai terdakwa. sesampainya di pengadilan suasana masih agak sepi, hanya beberapa gelintir orang dan petugas pengadilan yang bertugas.

kamipun menunggu dengan santai karena suasana masih pagi, walapun saya dan Bejo jam 9 harus segera pergi dari pengadilan karena ada jadwal lain. setelah makin siang pukul 9.30 kamipun mulai jenuh sebab jaksa belum juga nongoL padahal tersangka yang lain juga sudah berdatangan. dengan tak sabaran sayapun bertanya pada petugas jaga"mas bukanya sidang jam berapa ?" lalu petugas menjawab "biasanya jam segini sudah buka, nunggu jaksa datang".inilah sebuah potret pada pegawai negeri, kamipun berniat mencari sarapan terlebih dahulu. namun selang beberapa saat kemudian pak jksa dan rombongan datang, namun mereka tak kunjung masuk. ada petugas bantu yang masih mempersiapkan berkas perkara yang akan dipersidangkan.namun ketika petugas bantu menata berkas perkara (pelanggaran/kertas tilang dalam antrian)bukannya antrian yang sebenarnya malah ada para CALO yang bebas berkeliaran menawarkan jasa tilang express. gerang bukan kepalang kami. seenaknya para penguasa ekonomi dengan mudah dan cepat membereskan masalh ini,tanpa melihat rakyat yang rela mengantri demi menebus pelanggaran mereka.nah sesungguhnya siapakah yang harus diadili????mereka ataukah kita?? namun itulah secuil wajah keadilan di negeri kita. ini hanya pengadilan kota maka kita bisa bercermin bagaimana pengadilan pusat......kami menunggu dengan pasrah sebab nomor yang kami kumpulkan letaknya paling akhir....namun sungguh beruntung/Bejo teman saya yang bernama Bejo ternyata nomor antrian di urut dari belakang sehingga Bejopun mendapat giliran cepat......memang benar kata pepatah...nama adalah doa. sak bejo-bejane wongkang bejo, isih luwih bjo wongkang jenenge BEJO heheheehe ihdinassirotolmustakim.....wassalamualaikum
0 komentar:
Poskan Komentar