| Rabu, 24 Desember 2008 |
| hitam putih |
| pagi mulai menyibak kesunyian kelam,kusandarkan kepenatan fikr pd tembok kertas yg lunglai terbuai sunyi. ke pejamkan mata tp malah membuka cakrawala,akhirnya kupecah kesunyian dengan teman nan tinggal sebatang, perlahan kutarik nafas panjang n kulepas dengan enggan, aku keramkan fikiranku ke dalam awang,dan suwunglah aku,celah demi celah kusibak perlahan, kosong demi kosong terus ku telusuri bagai lorong kepompong, tersandung aku dalam senandung suwung."betapa bersyukurlah kalian yg hidup dalam indahnya pakaian kesucian, kalian yg berjalan berjama'ah putih bisa saling mengingatkan, kalian yg punya tongkat punya sesuatu yg menuntun, meskipun diantara kalian ada yg buta untuk melihatnya, bersyukurlah kalian yg berjalan dipondokan yg terang akan hiasan kalam al-qur'an, bisa memanjakan telinga dengan nyaman, bs bermunajah tiap petang....sungguh kenikmatan bagi kalian.sekarang tengoklah orang yg berjalan di dunia hitam, si terang yg berpakaian hitam maksudku, beliau harus berjuang dalam lumpur fana yg pekat, serat maksiat dalam hiruknya penat. tak hentinya ombak menerjangnya siang malam, pergulatannya tak ada hentinya, pencarian hidupnya untuk mencari dan mencuci mutiara hitam membuatnya harus berkorban jiwa, raganya, harta, bendanya sehingga terkadang kehitaman benar menyatu denganya ibarat gula yg berwarna hitam dalam secangkir kopi. |
posted by YAKUZA @ 17:18  |
|
|
|
|
| About Me |
|

Name: YAKUZA
Home: jatim, malang, Indonesia
About Me: sulit ditebak kecuali ama yg bisa nebak?nah lho hehehe
See my complete profile
|
| Previous Post |
|
| Archives |
|
| Links |
|
|
|
|