Minggu, 26 Oktober 2008
aku dan diriku
Kutatap remang malam
Kusandarkan kulit badan
Semilir angin terasa hening, merenung wajah tak berpaling
Wahai jasadku...
Kenapa hari ini kau begitu sombong
Kenapa kau begitu angkuh
Hingga si sesal hadir kembali
Lupakah kau arti hidup
Lupakah kau akan tujuanmu
Bukankah kau ingin mengetahui hidup di dalam mati
Tetapi kenapa hari ini kau mati
Mati bersama sunyi nan tak berarti
Kenapa kekikiran dan kesombongan kau tanam
Kenapa kau biarkan kotoran masuk dunia fikirmu
Tidakkah kau ingat akan kehadiranku
Aku nan senatiasa bersama si hening
Aku nan senantiasa berkata dalam bisumu
Malam ini kelahiranmu
Jangan siakan si malam hening hanya dengan guling
Hadirkan aku untuk bersatu dalam kalbu
Untuk melatih bertemu aku
Aku nan satu ciptahan Tuhanmu
Hingga kau dengarkan aku dalam tiap degup jantungmu
By : kusuma wardhana
NB; syair ini hanya secuil perenungan yang bukan untuk dikagumi tapi sangat berharap untuk sama sama dimengerti karena berbagi adalah hal yang paling menyenangkan
posted by YAKUZA @ 08:37  
0 Comments:
Poskan Komentar
<< Home
 
About Me


Name: YAKUZA
Home: jatim, malang, Indonesia
About Me: sulit ditebak kecuali ama yg bisa nebak?nah lho hehehe
See my complete profile

Previous Post
Archives
Links
Free Blogger Templates