| Minggu, 28 Maret 2010 |
| harga mati suatu keputusan???? |
sekali lagi diputuskan menoleh dan melihat ke dalam yang tersisa hanya gelap dan semakin gelap......"koyo2 abot dewe" setelah diputuskan lagi kembali kepermukaan dan menoleh, o o o ternyata ada yang lebih berat yang lebih bermuka masam, yang lebih menangis, yang lebih sukar berkata maaf kawan cukup doa, umur ini sudah tak waktunya lagi, senyum, tawa, canda, kata rasanya hampa saat beralih rupa, saat berpindah ke A rasanya dunia menimpa, saat berpindah ke B dunia seakan dilanda musim kemarau, saat berpindah ke C seakan hidup tanpa nama, akhirnya keputusan itu y kembali lagi ke secangkir kopi dan teman sejati*g sebut merk* dikira promosi.sekedar intermezo.... keputusan konsekuensi dari beberapa keputusan yang telah dievaluasi(by wikipedia), dari beberapa bidang ilmu dan literatur sebenarnya secara etimolog artinya sama yang kemudian penjabaran dan jenisnya disesuaikan dengan bidang masing-masing, dari situ secara umum kemudian diturunkan beberapa metode dan detail perumusan untuk menghasilkan keputusan secara ilmiah yang biasanya digunakan dalam manajemen kuputusan perindustrian, manajemen keputusan beserta rumus turunannya ini selalu diturunkan untuk menghasilkan permasalahan yang bersifat dinamis bergantung dari internal perusahaan atau industri masing-masing sehingga dapt dimengerti dan dipelajari bersama secara umum pastinya , sedangkan secara lingkup yang lebih sempit keputusan itu meliputi diri pribadi dan kaitannya dengan sosial masing-masing individu, karena lingkupnya yang relatif kecil maka keputusan yang bersifat individual ini memang tak tertera dalam rumus ilmiah, atau dalam ilmu psicolog mungkin juga disebut naluri karena telah dimengerti secara alami. sedangkan dampak dari keputusan baik yang secara umum dan individual adalah sama2 luas, kenapa sama meskipun terlahir dari dualisme fenomena yang berbeda, sebab titik berat pada manajemen keuputusan yang industri lebih bersifat ekonomis, sedangkan keputusan individu lebih bersifat sosialis, kedua akibat ini tak bisa terpisahkan namun secara intensitas keputusan yang bersifat individu lebih sering (mayoritas) kita ambil secara cepat meskipun dengan pertimbangan yang terkadang kurang rasional, namun apakah keputusan yang sedemikian dikatakan sebagai keputusan yang *ketuk palu 3 kali* padahal apa yang kita tanyakan dan pertimbangkan bersifat dinamis..... |
posted by YAKUZA @ 09.10  |
|
|
|
| Rabu, 24 Maret 2010 |
| setetes tinta itu bernama kalimat |
| kepulan asap mulai menyelubungi tempat ini, hawa dingin menemani lembaran yang tergolek dimeja manja si penjual kopi, begitu sajian datang mata langsung menganga dan melirik lembaran-lembaran senja ini,rupanya hajatan besar di suatu pulau tengah digelar saat ini, beberapa "wong agung" tengah berada dalam perihal pemilihan "pemangku" atau pe"wali" atau lebih umum dikenal pemilihan aku,waktu yang dinamis membuat perihal hajatan itu memunculkan beberapa calon dengan latar yang berbeda beda dan otomatis memunculkan asap-asap dari nyala api nan berbeda pula, mulai sejarah yang harusnya seperti apa(dasar dan tujuan didirikan) atau yg lebih dikenal khittoh,ataukah atas jasa si fulan, atau moralitas si fulan dan si zaid...semua boleh berpendapat karena negeri ini mengatur kebebasan untuk itu, namun bukan berarti untuk dilanggar.sulit memang ketika transisi antar dimensi saling berbenturan karena semua membawa tujuan dan tujuan pastilah baik,ketika terlahir jelas hajatan itu sangat bernilai baik karena terlahir dari para cendekiawan yang sudah teruji oleh sejarah,bahkan sempat terkesan dalam secarik kalimat yang terlontar dari seorang yang saat ini juga tengah berada dihajatan itu yang intinya bahwa"prinsip dasar agama itu adalah moralitas" kurang lebih seperti itu, secarik kalimat itu langsung menghubungkan rongga syaraf ke ruang lingkup yang lain, dimana hukum/fiqh tentang ini itu berdasar dalil si fulan dan zaid riuh digonjang ganjingkan masyarakat atau bahkan berkutat dan berputar putar justru dasar itu terlupakan, memang hukum2 itu akan berujung ke moralitas namun dengan cakupan yang luas dan monitoring yang terbatas bahkan amad sangat,mungkin hal itulah yang membuat pemilihan "pemangku" bisa disebut "peL-aku" bahkan yang dulu aku malu menjadi melu aku, memang rumit jika menengok lebih dalam kultur dan pemikiran tapi keyakinan untuk menjadi 1 dan menyatukan tujuan pasti ada, selamat berjuang para putra-putri negara |
posted by YAKUZA @ 08.19  |
|
|
|
| Sabtu, 13 Maret 2010 |
| tiga tahun lalu |
3 tahun lalu paijo mengenal beliaunya, saat nafas terangah dan tersengkal dalam kebimbangan dan gemuruhnya tahun baru.....lebih dari sepuluh orang berkumpul dari berbagai usia, perantauan nan panjang dan pencarian yang terucap dari langkah-langkah keremangan terjadi begitu saja.dipersilahkan si bejo, paijo, narodo, dan bolodewo tuk masing-masing menghadap timur, barat, selatan dan utara...keheningan mulai merasuk saat ke-empatnya mulai mengeluarkan keringat deras dan masuk ke dalam dirinya...si paijo tersungkur hanyut dalam kepedihanya, terus meratapi kefanaan itu hingga terbangun oleh suara getarannya, ketika kembali menata diri paijo terbawa aliran listrik yang menekik tenggorokan hingga tak kuasa tertahan dan keluarlah apa yang diluar kuasanya....paijo terheran, bagaimana bisa????seribu tanya terus mencarci dalam benah paijo ..."bisa" jawab hati paijo...seakan bermonolog dengan dirinya sendiri...paijo bertanya dan menjawab pribadinya.....hingga keheranan itupun pecah oleh para sedulur yang dari tadi duduk disampingnya,... namun sayang lambat laun suara itupun menghilang karena keruhnya air dalam benah paijo, bahkan untuk membuka aliran listrik itupun paijo kesulitan setengah mati.....rupa-rupanya perilaku paijo membuat dia terasing dari dirinya itu, hingga saat perpisahaan ini hendak menjemput, paijo mulai berfikir ulang....kecemasan dan rasa penasaran akan peristiwa itu seakan menjadi jadi....hingga saat itu paijo meronta dan menjerit tak tertahan.....gelak suaranya yang menggema dan memekik tenggorokan seakan ajalnya kian mendekat dan....terjadilah,,,, |
posted by YAKUZA @ 08.26  |
|
|
|
| Sabtu, 16 Januari 2010 |
| sarjana |
| "engkau sarjana muda lelah mencari kerja sia-sia ijazahmu, 7 tahun lamanya bergelut dengan buku tuk meraih masa depan".....itulah kiranya secuil syair dari sang legendaris seniman negeri ini.mari sama2 kita tengok ke relung relung negeri ini, sekitar 2,6 juta sarjana muda terkatung-katung mencari celah pencaharian.entah berapa juta lagi yang belum termasuh kaum akademisi itu yang bernasib sama. saya menulis ini bukan semata - mata melihat kengerian nagari ini, sebab saya yakin masalah ini tak mungkin teratasi dalam waktu bertahun - tahun meskipun tiap negeri ini berganti kepala dan selalu terdapat slogan meningkatkan lapangan kerja ataupun memperluas sektor pekerjaan(seluas apakah dan sesignifikan apakah peningkatan itu),tapi karena juga saya saat ini juga 1 diantara 2,6 jt itu haha. |
posted by YAKUZA @ 16.59  |
|
|
|
| Selasa, 24 November 2009 |
| episode terakhir itu bernama waktu |
kemaren, sekarang, besok dengan segala peristiwanya adalah suatu episode....ada yang bilang kiamat kemaren waktu 09-09-2009,sekarang 12-12-20012, mungkin kelak 12-12-1212.
 setiap kegiatan diatur waktu, setiap peristiwa teratur oleh waktu, terkadang kita menerobos waktu sesaat hanya untuk melirik peristiwa pada episode berikutnya,namun dapatkah kita kembali pada waktu???????ada baik ada buruk, ada pria ada wanita, kita dapat melirik kejadian di episode mendatang tentunya kita dapat kembali ke episode sebelumya dan jawabnya adalah "dapat", how n why??"everytime n enywhere".waktu memberikan kesempatan juga kesempitan.waktu memberikan jalur juga mengharuskan pilihan.hari ini ada sebuah kisah pernikahan, namun esok kisah perceraian, begitulah episode berjalan. tanpa waktu episode takkan berjalan namun dengan waktu peristiwa dalam episode juga saling tumpang tindih. para bangsawan eropa manyebut "time is money", orang muslim menjawab "wal'asr" begitulah kiranya sebuah kalimat yang seakan bayangan diri, yang tanpa lepas terus bersama dan berlanjut dari satu episode ke episode berikutnya. |
posted by YAKUZA @ 09.45  |
|
|
|
|
| About Me |
|

Name: YAKUZA
Home: jatim, malang, Indonesia
About Me: sulit ditebak kecuali ama yg bisa nebak?nah lho hehehe
See my complete profile
|
| Previous Post |
|
| Archives |
|
|
| Links |
|
|
|
|